Mahasiswa Audit Sistem Informasi UNPAR Presentasikan Hasil Audit Sistem Informasi Langsung kepada CTO Envicount

Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Katolik Parahyangan yang mengikuti Mata Kuliah Audit Sistem Informasi memperoleh pengalaman belajar yang berbeda melalui kegiatan kuliah tamu bertajuk Information Systems Audit in Practice: Envicount Case Study.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 26 dan 28 Mei 2026 ini menghadirkan Bapak Budhi Setyawan, Ph.D., Chief Technology Officer (CTO) Envicount, sebuah platform Carbon Accounting & ESG Reporting Software. Berbeda dengan format kuliah tamu pada umumnya, mahasiswa tidak hanya mendengarkan materi dari narasumber, tetapi juga mempresentasikan hasil audit sistem informasi yang telah mereka lakukan selama satu semester.

Sebanyak 42 mahasiswa yang terbagi dalam 10 kelompok menyusun audit report atas sistem yang digunakan sebagai studi kasus. Setiap kelompok kemudian mempresentasikan hasil auditnya dan memperoleh umpan balik langsung dari pihak yang terlibat dalam pengembangan sistem tersebut.

Dalam berbagai sesi diskusi, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana audit sistem informasi diterapkan dalam lingkungan profesional. Narasumber menekankan pentingnya membedakan audit sistem informasi dengan pengujian perangkat lunak (software testing), serta pentingnya penggunaan kriteria audit yang jelas dan penyusunan temuan yang berbasis bukti.

Selain memberikan evaluasi terhadap hasil presentasi mahasiswa, Bapak Budhi Setyawan juga membagikan wawasan mengenai perkembangan industri yang berkaitan dengan carbon accounting, ESG reporting, carbon trading, serta pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pengembangan sistem informasi. Salah satu poin yang disampaikan adalah bahwa kebutuhan terhadap sistem informasi yang mampu mendukung pengelolaan data keberlanjutan akan semakin meningkat seiring berkembangnya tuntutan pelaporan dan kebutuhan pasar.

Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk menguji hasil analisis mereka dalam situasi yang menyerupai praktik profesional. Mereka tidak hanya belajar menyusun audit report, tetapi juga berlatih menjelaskan temuan, mempertahankan argumentasi, dan merumuskan rekomendasi di hadapan pihak yang memahami sistem secara mendalam.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis audit sistem informasi, tetapi juga pada kemampuan komunikasi profesional dan penyampaian hasil audit kepada pihak yang berperan sebagai klien. Berbagai masukan yang diberikan selama sesi diskusi membantu mahasiswa memahami pentingnya penggunaan metodologi audit yang tepat, penyusunan temuan yang berbasis bukti, serta perbedaan antara audit sistem informasi dan pengujian perangkat lunak.

Kegiatan kuliah tamu ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik yang diterapkan dalam Mata Kuliah Audit Sistem Informasi. Dengan menghadirkan studi kasus dari sistem yang digunakan di dunia nyata serta melibatkan praktisi secara langsung dalam proses evaluasi, mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai penerapan audit sistem informasi dalam lingkungan profesional.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja sekaligus memperluas pemahaman mereka mengenai peran audit sistem informasi dalam mendukung keandalan dan kualitas informasi yang dihasilkan oleh suatu sistem.Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik yang terus dikembangkan oleh Program Studi Akuntansi UNPAR untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan profesi di era digital.