Jakarta, 26 Mei 2026 — Tim kompetisi mahasiswa Program Studi Sarjana Akuntansi Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) kembali memperoleh prestasi pada ajang Accounting Festival 2026, kompetisi Akuntansi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Akuntansi Universitas Tarumanagara (IMAKTA UNTAR). Kompetisi ini bertujuan untuk menguji kemampuan analisis, pemahaman, serta keterampilan mahasiswa dalam bidang Akuntansi melalui berbagai tahapan perlombaan. Accounting Festival 2026 dilaksanakan di Kampus 2 Universitas Tarumanagara dan terdiri dari tiga tahapan perlombaan, yaitu babak preliminary, babak semifinal, dan babak final. Babak preliminary dilaksanakan pada 2 Mei 2026. Selanjutnya, semifinal diselenggarakan pada 3 Mei 2026 sampai dengan 9 Mei 2026, dengan sepuluh tim yang berkompetisi pada tahap semifinal. Kompetisi kemudian mencapai puncaknya pada babak final yang dilaksanakan pada 26 Mei 2026 dan diikuti oleh lima tim terbaik yang berhasil lolos dari tahap sebelumnya. Dalam kompetisi ini, UNPAR mengirimkan tiga tim, yaitu:
- Tim Powerpuff Gurls (Josefina’23, Eileen’23, dan Jesselyn’24),
- Tim TRS (Gevin’23, Adrianus’23, dan Galen’24),
- Tim 3PM (Darwin’23, Andrew’23, dan Arnola’24).
Selama rangkaian kompetisi dari babak preliminary hingga final, seluruh tim didampingi oleh dosen pembimbing, Ibu Sandra Faninda, S.E., M.A.B., CPRM., RSA dan Ibu Holly Siswanto S.T., MPA., BKP., CertDA.
Babak preliminary diikuti oleh 49 tim yang berasal dari 27 universitas di Indonesia, antara lain Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Trisakti, UPNVJ, Binus, Univeristas Hasanuddin, Universitas Padjajaran, Universitas Indonesia, Universitas Mercu Buana, Universitas Tarumanagara, Universitas Jenderal Soedirman, IPB University, Universitas Bunda Mulia, Universitas Teuku Umar, Universitas Andalas, Universitas Gadjah Mada, Universitas Telkom Bandung, Universitas Surabaya, PKN STAN, Unika Widya Mandala Surabaya, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Bina Insani, Trisakti School of Management, Politeknik Negeri Bali, Universitas Mulawarman, Universitas Siber Asia, Universitas Pelita Harapan, serta Universitas Diponegoro. Pada tahap ini, kompetisi dilaksanakan secara daring melalui platform Google Form dan Zoom Meeting. Para peserta diminta untuk menjawab dan menyelesaikan soal yang diberikan dalam batas waktu yang telah ditentukan. Hasil dari tahap preliminary ini kemudian digunakan untuk menentukan tim-tim terbaik yang berhak melaju ke tahap berikutnya.


Sebanyak 10 tim terbaik yang berhasil lolos ke tahap selanjutnya berasal dari beberapa universitas, yaitu Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Trisakti, Binus, Universitas Indonesia, Universitas Andalas, UPNVJ, dan Universitas Telkom Bandung. Babak ini diselenggarakan secara pengerjaan paper yang berkaitan dengan topik Audit dan Analisis Laporan Keuangan. Kemudian dipilih 5 tim terbaik yang berhak melaju ke final. Pada tahap ini, UNPAR berhasil satu timnya ke babak final, menunjukkan performa yang konsisten sepanjang kompetisi.
Pada babak final 5 tim tersebut berasal dari berbagai universitas yakni UNPAR (Tim 3PM), PKN STAN, Universitas Indonesia, Binus. Pada tahap ini, para finalis dihadapkan pada pengerjaan soal soal audit, perpajakan, akuntansi keuangan, akuntansi biaya dan manajemen, serta PSAK. Selain itu para peserta juga dihadapkan pada babak cerdas cermat dan babak lelang yang memerlukan kecepatan dan ketepatan dalam menjawab soal yang telah diberikan oleh juri.

Pada akhir kompetisi, Tim 3PM berhasil meraih Juara 2. Capaian ini menjadi bukti kemampuan akademik, kerja sama tim, serta dedikasi mahasiswa Akuntansi UNPAR dalam bersaing di tingkat nasional. Prestasi tersebut juga menjadi pencapaian yang membanggakan mengingat partisipasi dalam kompetisi Accounting Festival ini merupakan pengalaman pertama bagi tim-tim dari UNPAR. Meskipun mahasiswa-mahasiswa tersebut pertama kalinya mengikuti ajang ini, para peserta mampu menunjukkan performa yang kompetitif hingga berhasil menembus babak final dan meraih posisi juara 2 pada akhir kompetisi.


