PERTEMUAN KE – 12, KELAS AUDIT INDUSTRI SPESIFIK

Pada hari Jumat, 16 Desember 2022 membahas tentang “E-Commerce”. Pertemuan diawali dengan kata sambutan dari Ibu Dr Sylvia Fettry, SE., SH., M.Si., Ak., CA. selaku Ketua Jurusan Ilmu Akuntansi dan menjadi pertemuan pertama yang dihadiri oleh pembicara secara offline. Pembicara pada pertemuan ini adalah Bapak Angga Pujaprayoga selaku Audit and Assurance Director and ESG Assurance Leader KPMG Indonesia. Beliau adalah satu alumni dari Akuntansi Universitas Katolik Parahyangan, hal ini merupakan suatu kebanggan bagi Akuntansi UNPAR karena lulusannya berprestasi di dunia kerja .

            Pembahasan materi diawali dengan pengenalan industri E-Commerce. Electronic commerce pada umumnya mengacu pada beberapa hal, yaitu: Mobile Commerce, Electronic Funds Transfer, Supply Chain Management, Internet Marketing, Online Transaction Processing, Electronic Data Interchange (EDI), Inventory Management Systems, dan Automated Data Collection.

Kemudian, dilanjutkan dengan pembahasan mengenai law and regulations di Indonesia, khususnya untuk perusahaan E-Commerce. Perusahaan penting untuk menaati law and regulations. Dampak terburuk jika sebuah perusahaan melanggar law and regulations adalah pencabutan business license yang dapat mengakibatkan diberikannya opini audit going concern pada perusahaan tersebut. Berdasarkan MoF No. 48/PMK.03/2020 tentang Value Added Tax (VAT), perusahaan juga akan dilandaskan oleh aturan perpajakan yang tertera tergantung atas transaction value yang ada di Indonesia per tahun. Topik selanjutnya yaitu mengenai specific matters for auditor’s considerations. Hal-hal yang perlu dipertimbangkan oleh auditor dalam industri E-commerce ini yaitu skills and knowledge, knowledge of business, risk identification, Internal Control, dan Effect of Electronic Records on Audit Evidence dari perusahaan.

            Pembahasan selanjutnya adalah pemaparan tentang flow of the audit. Ada 4 fase audit, yaitu Preliminary activities (melakukan pre-engagement activities untuk mengenali klien), Planning and Risk Assessment (mengidentifikasi dan merespon risiko), Interim and Final Response (melakukan control procedures dan substantive procedures), dan Completion (memberikan opini audit). Setelah pemaparan mengenai flow of the audit, pertemuan dilanjutkan dengan penjabaran risiko-risiko yang umum ditemui auditor saat melakukan proses audit. Risiko tersebut mencakup beberapa hal, yaitu, revenue recognition, website development costs, valuation of inventories, dan valuation of trade receivables. Pembahasan terakhir dalam pertemuan ini adalah case study yang bertujuan agar mahasiswa memiliki gambaran secara praktek, sehingga mahasiswa sudah memiliki pengalaman ketika bekerja. Pertemuan diakhiri dengan sesi tanya jawab. Bapak Angga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengajukan pertanyaan, yang bertujuan agar mahasiswa lebih memahami materi yang diberikan. Selain itu juga ada sedikit sharing mengenai dunia kerja di dunia Akuntan Publik dan lingkungan kerja di KPMG yang sangat nyaman dan  mendorong kemajuan semua karyawannya.